Patroli Simpatik Cegah Gukamhut Polhut Perhutani Banyuwangi Barat Bersama LMDH

    Patroli Simpatik Cegah Gukamhut Polhut Perhutani Banyuwangi Barat Bersama LMDH

    Banyuwangi Barat – Polhut Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kidang Keling menggelar patroli simpati dengan membagikan Sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat disekitar hutan yang bermata pencaharian sebagai penyadap (pinus dan kopal) serta tenaga tebangan di Desa Bangunsari, Kecamatan Songgo, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (19/03/2026).

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat yang diwakili Asisten Perhutani (Asper) Rogojampi, Adi Raharjo menjelaskan bahwa Patroli Simpatik dilakukan pihaknya adalah bentuk kegiatan patroli keamanan hutan yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif dan persuasif kepada masyarakat.

    “Bertujuan untuk membangun dialog, memberikan imbauan dan meningkatkan keamanan hutan melalui pendekatan humanis dengan berinteraksi secara ramah, seperti menyapa masyarakat disekitar hutan dengan membagikan sembako, ” tutur Adi.

    “Sembako yang kita bagikan ini untuk masyarakat yang berkontribusi pada kegiatan pengelolaan hutan Perhutani dibidang produksi yaitu sadapan dan tebangan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang telah diberikan, ” ujarnya.

    Mas Hantono masyarakat disekitar hutan yang berprofesi sebagai penyadap pinus mengucapkan terimakasih atas kepedulian Perhutani yang telah memberikan sembako untuknya dan kawan kawan.

    “Kami paham betul tentang fungsinya hutan bagi masyarakat karena tidak saja bermanfaat untuk lingkungan tapi juga secara ekonomi karena pekerjaan kami adalah penyadap untuk itu kami siap bersama Perhutani untuk menjaga hutan dengan prinsip hutan lestari masyarakat pasti sejahtera, ” kata Mas Hantono.

    Kordinator keamanan (Korkam) RPH Sroyo pokja Keamanan LMDH Kidang Keling, Purwoto mengatakan bahwa kegiatan patroli simpatik yang dilakukan melalui kegiatan Edukasi dan Preventif denganmemberikan edukasi terkait pentingnya fungsi hutan serta pesan-pesan tentang keamanan hutan dengan melibatkan masyarakat.

    “Secara ringkas, patroli simpatik bertujuan mendekatkan polisi dengan masyarakat untuk menjaga eksistensi hutan melalui cara-cara yang sopan dan mendidik, ” terang Purwoto.

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Prof. Mia Amiati: Perayaan Hari Raya Nyepi

    Artikel Berikutnya

    Jelang Lebaran Perhutani Banyuwangi Barat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Dandim 0811 Tuban Tinjau Awal Lokasi TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Wilayah Kecamatan Semanding
    Rayakan Idul Fitri 1447 H, Perhutani Banyuwangi Barat Bagikan Makanan Bergizi Pada Masyarakat
    Silaturahmi Perhutani Bondowoso dan Pemkab Bondowoso Bahas Pengembangan Agroforestry dan Wisata
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ikuti Kami