Perhutani Dukung AJP Dalam Aksi Penanaman 1000 Bibit Mangrove di Pamekasan

    Perhutani Dukung AJP Dalam Aksi Penanaman 1000 Bibit Mangrove di Pamekasan

    Madura (13/04/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura mendukung Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) menggelar aksi penanaman 1.000 bibit mangrove, dengan mengusung tema "Selamatkan Bumi Madura Dari Kerusakan Lingkungan" yang diikuti tidak kurang dari 150 peserta dari bebergai unsur dan lapisan masyarakat pegiat lingkungan. Kegiatan berlangsung di lokasi Wisata Mangrove Lembung Pamekasan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan pada Senin (13/04/2026).

    Hadir pada kegiatan tersebut, Perhutani KPH Madura, Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Dinas Perikanan Pamekasan, Dinas Pertanian Pamekasan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Galis, Kelompok Peduli Mangrove Pamekasan (KPMM) Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sabuk Hijau, Aktivis (Pegiat lingkungan), Mahasiswa Pecinta Alam, sejumlah relawan dan unsur terkait.

    Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana mengatakan bahwa, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman bersama 1000 bibit mangrove dan pelepasan burung sebagai simbolisasi pelestarian keanekaragaman hayati yang diinisiasi oleh AJP ini. Hal tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi antara Perhutani dan AJP serta instansi terkait dalam bersama-sama menjaga dan melindungi akan pentingnya keberadaan ekosistem mangrove agar tetap lestari, ” tuturnya.

    "Menurut Bima, ada beberapa fungsi dan manfaat akan keberadaan ekosistem mangrove (bakau) diantaranya, memiliki fungsi ekologis, fisik dan sosial ekonomi yang sangat penting bagi ekosistem pesisir dan laut maupun masyarakat di sekitarnya. Ekosistem mangrove selain dapat menahan hempasan ombak (abrasi air laut) angin saat terjadi badai juga sebagai sumber plasma nutfah, tempat berkembang biota laut seperti ikan, udang dan kepiting serta dapat dimanfaatkan untuk destinasi wisata bahari, sarana pendidikan dan edukasi pembelajaran, ” imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua AJP Khairul Umam, mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada semua pihak yang terlibat dalam aksi penanaman dan pelepasan burung tersebut, termasuk kepada Perhutani KPH Madura. "Ia mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, merehabilitasi lingkungan pesisir pantai melalui penanaman mangrove dan melestarikan keanekaragaman hayati melalui pelepasan burung, " katanya

    Kegiatan ini adalah wujud sinergi dan kepedulian bersama terhadap kelestarian alam. "Semoga mangrove yang kita tanam hari ini tumbuh subur dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir serta keberlangsungan ekosistem, ” tutupnya.@Red. 

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Pembinaan Teknis, Perhutani Perkuat Produktivitas...

    Artikel Berikutnya

    Berikan Dukungan Kewilayahan, Perhutani...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong
    Segel PT ESA Dicabut, TPS Tuntut Transparansi Satpol PP Kota Tangerang
    Tiga Oknum Jaksa Kejati Banten Jalani Sidang Perdana Terkait Dugaan Pemerasan Rp2 Miliar
    RDF di Kota Tangerang, Ketua Komisi IV: Usul Sebar ke Tiap Kecamatan
    Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih

    Ikuti Kami