Arus Balik Lebaran di Stasiun Wonokromo Masih Landai, TNI Tetap Siaga Beri Rasa Aman

    Arus Balik Lebaran di Stasiun Wonokromo Masih Landai, TNI Tetap Siaga Beri Rasa Aman

    Surabaya – Suasana arus balik Lebaran 2026 di Stasiun KAI Wonokromo, Surabaya, pada Sabtu (28/3/2026), terpantau masih relatif kondusif. Aktivitas penumpang berjalan normal, tanpa lonjakan signifikan seperti yang kerap terjadi di puncak arus mudik maupun balik.

    Di tengah ritme perjalanan yang tertib, kehadiran aparat kewilayahan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga rasa aman. Anggota Koramil 0830-17/Wonokromo, Sertu Muktar KA dan Sertu Didik SH, tampak siaga melaksanakan pengamanan di area stasiun.

    Dengan pendekatan humanis, keduanya tak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi dengan para penumpang. Sesekali mereka membantu memberikan informasi kepada masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan, sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan nyaman.

    “Sejauh ini situasi masih normal, belum ada peningkatan penumpang yang signifikan. Namun kami tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan, ” ujar salah satu petugas di lokasi.

    Bagi para penumpang, kehadiran aparat memberikan rasa tenang tersendiri. Di tengah kepadatan aktivitas transportasi pasca-Lebaran, suasana yang tertib dan pengamanan yang optimal menjadi harapan bersama.

    Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung kelancaran arus balik Idul Fitri 2026, sekaligus memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar hingga ke tujuan.

    surabaya
    AR Basuki

    AR Basuki

    Artikel Sebelumnya

    Rayakan Idul Fitri 1447 H, Perhutani Banyuwangi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga
    Pantau Arus Balik dari Udara, Kapolda Jatim : “Alhamdulillah Berjalan Lancar”
    Kapolda Jatim Imbau Pemudik ke Bali Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Penyeberangan
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami