Pembinaan Karyawan Perhutani Banyuwangi Barat di Penghujung Tahun

    Pembinaan Karyawan Perhutani Banyuwangi Barat di Penghujung Tahun

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani Banyuwangi Barat melakukan pembinaan kepada karyawan jajaran lapangan yang melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Flamboyan dalam evaluasi pekerjaan tahun 2025 yang telah tercapai dan menentukan strategi sukses pekerjaan tahun 2026, pembinaan dilakukan langsung oleh Administratur KPH Banyuwangi Barat didampingi segenap manajemen di Petak 61f-1 RPH Sidomulyo BKPH Kalisetail, pada Senin (29/12/2025).

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan bahwa pembinaan karyawan yang dilakukannya ini merupakan upaya sistematis untuk mengembangkan, meningkatkan dan memfasilitasi potensi serta kompetensi pegawai agar mampu melaksanakan tugas, mencapai tujuan perusahaan serta meningkatkan kedisiplinan, kinerja, dan kesejahteraan pegawai secara efektif dan efisien, mencakup bimbingan teknis, peningkatan profesionalitas dan penerapan petunjuk kerja.

    “Tujuan utama pembinaan karyawan ini untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien, menjamin kesinambungan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif, disiplin, dan berintegritas, ” terang Muklisin

    “Secara keseluruhan, pembinaan pegawai adalah investasi strategis untuk memastikan pegawai menjadi aset yang kompeten dan termotivasi dalam menjalankan fungsi organisasi, sehingga target pekerjaan yang telah ditetapkan pimpinan dapat tercapai dengan maksimal, ” ujarnya.

    Mujiyanto Kiwil selaku Ketua KTH Flamboyan bertekad untuk mendukung upaya pengelolaan hutan yang dilakukan oleh Perhutani karena selama ini telah melibatkan dan telah memberikan manfaat secara ekonomi pada masyarakat disekitar.

    “Tidak kami pungkiri bahwa selama ini masyarakat disekitar hutan menggantungkan kehidupannya dari kawasan hutan kelola Perhutani mulai dari pekerja persemaian, sebagai petani hutan (pesanggem), sebagai penyadap atau sebagai tenaga tebangan, ” jelas Mujiyanto Kiwil.

    “Bahkan masyarakat masih diperbolehkan untuk memanfaatkan kawasan hutan melalui pemanfaatan lahan dibawah tegakan (PLDT) untuk agroforestry dengan mekanisme kerjasama, untuk itu semua kami sampaikan terimakasih kepada Perhutani tetaplah memberikan manfaat dengan prinsip hutan lestari masyarakat Sejahtera, ” ungkapnya.@Red.

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Luwu Siap Distribusikan Makan Bergizi Gratis...

    Artikel Berikutnya

    Kapolda Jatim : Situasi Kamtibmas 2025 di...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rayakan Harlah Serikat Karyawan, Perhutani Banyuwangi Barat Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah
    Perhutani Padangan Gelar Sosialisasi Penerapan K3L pada Lokasi Tebangan
    Peringati Harlah Sekar ke-21, Perhutani Bagikan Ratusan Paket Makanan Bergizi pada Masyarakat
    Apel Peringati Harlah Sekar ke-21 Perhutani Banyuwangi Barat
    Perhutani Probolinggo dan Tim KJPP Gelar Opening Meeting

    Ikuti Kami