Surabaya – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Jalan Karet No. 22, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, pada Minggu (19/4/2026). Di tengah jalannya ibadah yang diikuti sekitar 100 jemaat, kehadiran aparat kewilayahan turut memberikan rasa aman sekaligus memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Babinsa Kelurahan Bongkaran, Sertu David, melaksanakan pemantauan langsung kegiatan ibadah rutin tersebut sebagai bagian dari pembinaan teritorial. Dengan pendekatan humanis, ia memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, tertib, dan kondusif, tanpa mengganggu kekhusyukan jemaat yang hadir.
Dalam suasana penuh kedamaian tersebut, peran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh warga.
Sertu David tampak berinteraksi dengan pengurus gereja serta menyapa jemaat secara ramah. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari pihak gereja yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan demi menjaga keamanan lingkungan sekitar. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban di wilayah binaan.
Menurutnya, kegiatan pemantauan ibadah rutin merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat lintas agama. “Kami hadir untuk memastikan ibadah berjalan aman dan nyaman. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap terciptanya kerukunan antar umat beragama, ” ungkapnya.
Melalui kehadiran Babinsa di setiap kegiatan masyarakat, termasuk ibadah keagamaan, diharapkan tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan saling menghargai. Di Kelurahan Bongkaran, sinergi antara aparat dan warga terus terjalin erat, menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Updates.