Surabaya, -
Berbagai persiapan dilakukan oleh Kodam V/Brawijaya dalam mendukung suksesnya pembangunan jembatan Garuda di wilayah teritorialnya.
Salah satunya peninjauan sasaran lokasi pembangunan jembatan Garuda yang berlokasi di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Senin (30/03/2026).
Peninjauan itu dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, beserta sejumlah PJU dan didampingi oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
Jembatan itu, merupakan akses penghubung antar Kecamatan, yakni Kecamatan Asemrowo dan Krembangan.
Tak hanya di Surabaya saja. Tercatat, saat ini terdapat 68 titik lokasi pembangunan jembatan Garuda di wilayah teritorial Kodam Brawijaya. Jembatan itu, memiliki panjang 32, 8 meter, dan lebar 1 meter.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Pangdam menegaskan jika pembangunan jembatan tersebut dipastikan akan terselesaikan dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan mendatang.
“Jembatan ini nantinya diperuntukkan bagi warga. Sebab, jembatan-jembatan itu merupakan akses penghubung bagi warga beraktifitas. Ini juga bagian dari komitmen Kodam Brawijaya dalam mendukung program Pemerintah, ” tegas Pangdam.
Sekedar diketahui, pelaksanaan ground breaking jembatan Garuda itu berlangsung beberapa daerah. Tercatat, terdapat 18 Kodim terlibat dalam kegiatan serupa.
Selain di Surabaya, acara serupa juga digelar di Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Ngawi, Kediri, Bojonegoro, Kabupaten Malang, Pasuruan, Jember, Kota Malang, Trenggalek, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Hingga saat ini telah terdata 68 titik pembangunan, terdiri dari 43 jembatan beton dan 25 jembatan perintis atau gantung. Titik-titik tambahan diperkirakan akan terus bertambah berdasarkan laporan ke Komando atas.
Program jembatan Garuda merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto yang dilakukan oleh TNI-AD bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan konektivitas, kesejahteraan, dan pelayanan publik. (*)

Riansyah