Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan) gelar apel dalam rangka kegiatan sedekah oksigen bertajuk “Bersama Perum Perhutani Jatim, Hijaukan Negeri Pulihkan Bumi” di halaman kantor Perhutani Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Senin (05/01/2026).
Apel Sedekah Oksigen tersebut dihadiri oleh Forkopimda Banyuwangi antara lain dari Pemkab Banyuwangi diwakili Wakil Bupati, Ir.H.Mujiono, M.Si, dari Kodim 0825 diwakili Kasdim Mayor (Kav) Suprapto, dari Lanal Banyuwangi diwakili Palaksa Mayor (Mar) I Nyoman Suarmika, dari Polresta Banyuwangi diwakili Kabagops Kompol Idham Khalid dan Kabag SDM Kompol Ali Masduki, dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi diwakili Kasubag Datun, Himawan, jajaran OPD Pemkab Banyuwangi yang terdiri dari Dinas LH, Dispertan, segenap pimpinan dan karyawan Perhutani KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan), CDK Banyuwangi, Pramuka Saka Wanabakti dan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) Cipayung Plus serta perwakilan masyarakat sekitar.
Selaku Pembina apel adalah Wakil Bupati Banyuwangi, Ir.H.Mujiono, M.Si, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa pembagian bibit tanaman buah berkayu sebanyak 2026 pohon dalam bingkai sedekah oksigen mengawali tahun kerja 2026, ini inovasi kreatif dari Perhutani yang mempunyai ide luar biasa.
“Pagi ini kita tidak berkumpul untuk sekedar menanam bibit tapi juga menanam masa depan, terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya untuk Perhutani yang konsisten ikut mengawal dan menggerakkan gerakkan ini, aksi nyata yang yang menyatukan kepedulian lingkungan dengan ekonomi rakyat dan ketahanan ekosistem, ” tutur Wabup Banyuwangi.
“Sedekah oksigen ini tidak lahir dalam semalam, berawal dari keperihatinan kita akan pemanasan global dan degradasi lahan, kita mulai dengan langkah kecil dengan filosofi satu pohon yang kita tanam adalah nafas bagi generasi mendatang, ” ujarnya
“Secara ilmiah satu pohon dewasa mampu menghasilkan sekitar 130 kg oksigen pertahun jika kita hitung jutaan pohon yang telah tumbuh maka Banyuwangi kini menjadi paru paru raksasa yang menyuplai oksigen bersih bagi jutaan jiwa, ” imbuhnya.
“Berdasarkan data per 30 Desember 2025 kemarin Banyuwangi dinobatkan sebagai daerah dengan kualitas udara terbaik se Indonesia, ini adalah langkah nyata bagi warga bumi Blambangan (Banyuwangi) yang kita cintai, udara sehat bukan pemberian alam yang cuma cuma selamanya melainkan hasil dari keringat kita hari dalam merawat bumi, ” pungkasnya.
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyatakan bahwa kegiatan apel ini adalah dalam rangka sedekah oksigen dengan membagikan 2026 bibit pohon yang serentak dilakukan dilakukan di 7 kota di Jawa Timur mulai dari kota Surabaya, Madiun, Jombang, Bojonegoro, Malang, Banyuwangi dan Jember yang diinisiasi oleh Perum Perhutani Divre Jatim.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Forkopimda Banyuwangi, CDK Banyuwangi dan segenap OPD Banyuwangi serta semua stakeholder yang berkenan menghadiri apel sedekah oksigen ini, ” ujar Muklisin.
“Adapun jumlah bibit tanaman keras MPTS (multi purpose tree species) yang dibagikan sebanyak 2026 plances dengan rincian bibit Durian 700 plc, Alpukat 400 plc, Manting 726 plc dan Sirsat 200 plc, ” pungkasnya.@Red.

Salsa