Madura - Perhutani (03/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura fasilitasi kegiatan penanaman bersama sebanyak 100 places bibit Mangrove yang diinisiasi oleh Mahasiswa Mahasiswa Universitas Wiraraja Madura (Unija) Sumenep yang sedang melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di petak 92F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Patapan, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kangean Timur. Pada Sabtu, (03/01/2026).
Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kangean Timur Agus Susanto mengatakan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Perhutani dalam rangka pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 Mahasiswa Universitas Wiraraja Madura. Dan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Program KKN yang diagendakan oleh panitia di kampus Unija Minggu kemarin dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman bersama pada pagi hari ini.
"Menurut Agus menyebutkan bahwa sesuai UU nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang salah satunya memiliki fungsi untuk perlindungan sistem penyangga Kehidupan antara lain mengatur tata air, mencegah banjir dan erosi, mencegah abrasi dan intrusi air laut serta menjaga kesuburan tanah."
“Kami sangat Apresiasi dengan adanya kegiatan penanaman ini karena ini Selaras dengan Visi dan Misi Perhutani yaitu Menjadi Perusahaan pengelolaan hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan Misinya antara lain untuk mewujudkan kelestarian 3P (Planet, People dan Profit), ” pungkasnya.
“Harapan kami ke-depan untuk kita jaga dan kita rawat Hutan mangrove ini karena manfaatnya sangat luar biasa terutama untuk anak cucu kita nanti. Hutan mangrove ini manfaatnya 2x lipat dari hutan di daratan dalam serapan Co2 dan mengeluarkan O2. 1 pohon bisa menghidupi 2 orang per hari. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Mahasiswa, Mudah-mudahan menjadi langkah awal untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap hutan, dan dapat dilanjutkan oleh generasi muda serta pencinta lingkungan lainnya, " imbuhnya.
Sementara itu Ketua Kelompok Universitas Wiraraja Madura Heri Norfaiq menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aksi pelestarian hutan.
"Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, selain menjadi sarana silaturahmi, serta memupuk kesadaran masyarakat akan pentingnya reboisasi dan pelestarian alam, " tutupnya.@Red.

Salsa