Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat disekitar hutan dengan memberikan santunan anak yatim di penghujung tahun sebagai bentuk rasa Syukur terhadap capaian kinerja KPH Banyuwangi Barat tahun 2025, santunan anak yatim diberikan langsung oleh Administratur KPH Banyuwangi Barat yang diikuti manajemen lainnya mulai dari Wakil Adm dan segenap Kepala Seksi (Kasi) di Petak 61f-1 RPH Sidomulyo BKPH Kalisetail, pada Senin (29/12/2025).
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur yang sangat dianjurkan dalam Islam karena membantu kita lebih menghargai nikmat, menumbuhkan kepedulian, dan mendekatkan diri pada Allah SWT, sekaligus memberikan kebahagiaan serta harapan bagi anak-anak yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian.
“Santunan anak yatim adalah bentuk ibadah sosial, sedekah sunnah yang sangat dianjurkan dan amal kebajikan dalam Islam yang bertujuan memberikan dukungan materiil dan psikologis kepada anak yang kehilangan orang tua, membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meluaskan kepedulian dan kasih sayang masyarakat, yang semuanya mendatangkan pahala besar, ” ujar Muklisin.
“Ini adalah wujud nyata dari empati dan keimanan yang mendalam dari seluruh karyawan Perhutani KPH Banyuwangi Barat, mengubah rezeki menjadi amal saleh yang membawa berkah bagi semua pihak dan selaras dengan Tata Nilai Akhlak Perhutani Group yaitu Harmonis dengan menghargai setiap orang, suka menolong orang lain dan peduli terhadap lingkungan, ” tuturnya.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Flamboyan, Mujiyanto Kiwil mewakili masyarakat disekitar hutan Dusun Jayengan mengucapkan terimakasih atas kepedulian Perhutani Banyuwangi Barat terhadap masyarakat disekitar hutan dengan santunan anak yatim, ini bukti bahwa Perhutani itu tidak hanya peduli pada lingkungan hidup semata tapi juga kepada manusia yaitu masyarakat yang setiap harinya berinteraksi dengan hutan.
“Dengan kegiatan ini akan lebih meningkatkan kepercayaan kepada Perhutani sehingga masyarakat disekitar hutan akan lebih aktif dalam kepada pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani dengan prinsip hutan lestari masyarakat Sejahtera, ” jelas Mujiyanto dengan semangat.@Red.

Salsa