Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat menggelar kegiatan rohani berupa Pengajian Memperingati Isra Mi’raj 1447 H, di Masjid Asy – Syajaroh masjid kebanggaan Perhutani Banyuwangi Raya di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Rabu (14/01/2026).
Pengajian Memperingati Isra Mi’raj 1447 H, tahun 2026 kali ini bertindak sebagai penceramah adalah Ustadz Andi Hidayat dari Rogojampi dengan mengusung tema “Menggali Makna Perjalanan Nabi Muhammad SAW” yang dihadiri oleh segenap pengurus masjid atau takmir Masjid Asy – Syajaroh, segenap karyawan KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan) dan terbuka untuk umum yaitu masyarakat Banyuwangi yang berada disekitaran kantor Perhutani.
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyampaikan bahwa pengajian ini dalam rangka Memperingati Isra Mi’raj 1447 H sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar karyawan Perhutani KPH Banyuwangi Raya dengan masyarakat Banyuwangi dan masyarakat disekitar kantor serta untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.
“Menggali makna perjalanan Nabi Muhammad SAW, terutama Isra Mi'raj, berarti memahami pentingnya shalat lima waktu sebagai tiang agama, peningkatan keimanan dan ketakwaan, pembersihan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah, kesabaran dalam menghadapi ujian dakwah, dan peneguhan status Nabi sebagai pemimpin umat melalui mukjizat serta bimbingan langsung dari Allah SWT untuk kehidupan dunia dan akhirat, ” jelas Muklisin.
Ustadz Andi Hidayat dalam ceramahnya menyampaikan pengajian ini untuk mengenang dan memperingati peristiwa agung dalam sejarah umat Islam, yaitu peristiwa Isra Mi'raj. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, yang merupakan salah satu mukjizat terbesar yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.
“Isra Mi'raj adalah perjalanan malam yang luar biasa, yang melibatkan dua bagian: Isra dan Mi'raj. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid al-Haram di Mekah ke Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Sedangkan Mi'raj adalah perjalanan Nabi SAW dari Masjid al-Aqsa menuju langit yang sangat tinggi, untuk bertemu dengan Allah SWT. Peristiwa ini bukan hanya perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang mengandung banyak hikmah, ” jelas Ustadz Andi Hidayat.
“Hikmah dari Isra Mi'raj yang pertama adalah pentingnya shalat, kedua mengajarkan kita tentang kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin umat, Ketiga, peristiwa ini mengingatkan kita tentang kekuasaan dan kebesaran Allah, ” ujarnya.
“Mari kita jadikan peringatan Isra Mi'raj ini sebagai momentum untuk memperbaharui iman dan meningkatkan amal ibadah kita, khususnya dalam melaksanakan shalat lima waktu dengan penuh khusyuk dan ikhlas. Kita juga harus senantiasa mengingat bahwa peristiwa ini mengandung banyak pelajaran yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kedisiplinan, keteguhan dalam menjalankan perintah Allah, dan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan, ” ungkapnya.@Red.

Salsa